
Orang-orang yang memiliki iman akan senantiasa memikirkan sebab akibat atas perbuatannya. Mereka akan senantiasa istikamah dijalan-Nya.
Oleh. Dewi Kusuma
(Kontributor NarasiLiterasi.Id)
NarasiLiterasi.Id-Hidup adalah perjuangan. Siapapun yang menjalani aktivitas kehidupan pasti wajib untuk menjaga keimanan. Sebab iman adalah sesuatu yang sangat penting. Segala perbuatan tanpa adanya keimanan maka akan sia-sia.
Kebajikan adalah perbuatan kebaikan yang wajib kita tingkatkan. Kebajikan ini wajib didasari dengan keimanan. Adanya keimanan yang tertancap dalam dada maka kebajikan ini akan bernilai pahala.
Allah Swt. berfirman dalam QS. Al-Ankabut: 7.
وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَنُكَفِّرَنَّ عَنْهُمْ سَيِّاٰتِهِمْ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ اَحْسَنَ الَّذِيْ كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ ٧
"Orang-orang yang beriman dan beramal saleh pasti akan Kami hapus dosa-dosanya, dan mereka pasti akan Kami beri balasan yang terbaik dari apa yang selama ini mereka kerjakan."
Ayat di atas menjelaskan kepada kita bahwa iman dan kebajikan ataupun amal saleh akan mampu menghapus dosa-dosa yang pernah kita lakukan. Allah pun akan memberikan balasan yang terbaik atas segala perbuatan kebajikan tersebut. Dan janji Allah ini pasti benar.
Untuk itu selagi kesempatan hidup masih kita jalankan wajib untuk selalu menjaga keimanan. Perbuatan yang berdasarkan keimanan akan menguntungkan bagi pribadi kita sendiri. Sebab perbuatan kebajikan ini sebenarnya adalah bentuk amalan yang akan kita petik hasilnya kelak di akhirat.
Tidak Ada yang Ingin Celaka
Bukankah tidak ada seorangpun yang ingin celaka atau merugi? Kesempatan yang Allah berikan wajib kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya agar tidak menimbulkan penyesalan. Kontrollah hati agar seluruh perbuatan yang kita lakukan hanya untuk beribadah kepada-Nya.
Hati yang didasari keimanan akan selalu bertindak dengan penuh kehati-hatian. Orang-orang yang beriman akan senantiasa memikirkan sebab akibat atas perbuatannya. Mereka akan senantiasa istikamah dijalan-Nya.
Perbuatan zalim, korupsi, tindak kejahatan dan seluruh perbuatan yang merugikan dirinya tidak akan pernah mereka lakukan. Mereka akan selalu membentengi dirinya dengan keimanan. Apapun yang mereka sandang, baik jabatan maupun kesempatan yang ada akan dijalankan dengan penuh amanah. Mereka tidak akan merugikan dirinya dengan perbuatan dosa dan nista.
Baca juga: Sendiri di Keramaian
Benteng Iman
Banyaknya permasalahan yang terjadi saat ini karena tidak ada benteng keimanan dalam dirinya. Mereka tidak meyakini adanya Allah yang Maha Mengetahui atas seluruh perbuatannya. Penguasa tidak amanah dalam menjalankan amanahnya. Pejabat tidak segan berbuat kezaliman. Masyarakat dengan entengnya berbuat dosa.
Untuk itu kita wajib yakin bahwa Allah itu Maha Agung, Dia Mahakuasa dan akan mengazab siapapun yang menyalahi aturan-Nya. Jika keimanan ini kita jaga dengan sebaik-baiknya maka perbuatan yang kita lakukan akan berbuah limpahan pahala-Nya bukan menuai berbagai dosa
Allah Swt. telah menciptakan dunia dan seisinya. Allah pun telah menetapkan aturan-Nya yang wajib kita terapkan. Islam adalah agama yang telah Allah ridai dan telah Allah sempurnakan untuk kita semua. Untuk itu wajib bagi kita untuk menjalankan sistem Islam.
Sistem Islam ini wajib diterapkan di bumi milik Allah. Orang-orang yang senantiasa menjaga keimanan akan selalu taat kepada syariat-Nya. Mereka akan taat terhadap seluruh perintah-perintah-Nya dan meninggalkan segala larangan-Nya. Adanya keimanan dan perbuatan kebajikan yang terus ditingkatkan maka Allah akan melimpahkan pahala. Dan ampunan dosa pun akan Allah berikan. Itulah penting kita untuk senantiasa menjaga iman dan kebajikan. Sehingga Allah Swt berikan akhir hidup yang husnul khatimah. Lahaula wala quata illa billah.
Wallahualam bissaawab. []
Disclaimer
www.Narasiliterasi.id adalah media independent tanpa teraliansi dari siapapun dan sebagai wadah bagi para penulis untuk berkumpul dan berbagi karya. www.Narasiliterasi.id melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan www.Narasiliterasi.id. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email narasipostmedia@gmail.com

















