
Saat ini banyak keluarga yang fatherless. Ayah hadir secara fisik, tetapi tidak ikut serta dalam pengasuhan dan pendidikan anak.
Oleh. Arda Sya'roni
(Kontributor NarasiLiterasi.Id)
NarasiLiterasi.Id-Rich Dad, Poor Dad adalah sebuah buku karya Robert Kiyosaki dan Sharon Lechter (wikipedia.org). Buku ini merupakan buku motivasi yang mengisahkan tentang kondisi finansial dari ayah kaya dan ayah miskin. Di sini diceritakan bagaimana poor dad dan rich dad dalam bekerja mencari uang. Poor dad diceritakan bekerja keras membanting tulang, tetapi keamanan finansial berupa investasi tetap tidak didapatkan. Sedangkan rich dad mempunyai ilmu yang dapat menghasilkan aset dan menanam investasi sehingga membuatnya memiliki keamanan finansial di hari tuanya.
Ayah sebagai kepala rumah tangga tentu mempunyai tanggung jawab dunia akhirat yang luar biasa besar. Seorang bapak akan berjuang membanting tulang, memeras keringat hingga mempertaruhkan nyawa demi kelangsungan hidup anak dan istrinya. Demikian sikap seorang ayah sejati, rela menukar kebahagiaan dan kesenangan pribadinya dengan kebahagiaan anak istrinya. Namun sayangnya, tak semua bapak berlaku demikian. Ada beberapa ayah yang tega berlaku zalim dan meletakkan beban tanggung jawab kewajiban pada orang lain, bahkan terkadang di pundak istri sendiri.
Interaksi Ayah dengan Anak
Islam menerangkan bahwa keterlibatan ayah dalam pengasuhan sangat berarti. Beberapa kisah yang tertulis dalam Al-Qur'an menceritakan tentang dialog antara bapak dan anak lebih banyak daripada dialog antara ibu dan anak.
Dialog Bapak dan Anak dalam Al-Qur'an
Di dalam Al-Qur'an terdapat 14 ayat yang menunjukkan dialog antara bapak dan anak. Dialog-dialog tersebut di antaranya terdapat pada ayat yang mengungkapkan dialog antara Nabi Ibrahim dan ayahnya, Nabi Ya'qub dan anaknya. Begitu pula pada dialog antara Nabi Hud dengan anaknya, Nabi Yusuf dengan ayahnya, Luqman dengan anaknya, Nabi Ibrahim dengan Nabi Ismail, dan Syekh Madyan dengan anak perempuannya. Selain itu, terdapat dua dialog ibu dan anak, yaitu dialog antara Maryam dan anak dalam rahimnya serta dialog ibu Musa dengan anak perempuannya. Satu ayat lagi dialog antara kedua orang tua dengan anaknya (tanpa nama).
Hal ini menunjukkan bahwa durasi dialog ayah kepada anak harus lebih intens. Hal itu dikarenakan betapa interaksi dengan bapak akan berpengaruh pada perkembangan kognitif dan emosional anak. Selain itu, kedekatan ayah dengan anak akan berpengaruh pada perilaku sosial serta kesehatan mental anak. Dari sosok bapak, seorang anak akan belajar tentang tanggung jawab, logika, keberanian, ketegasan, mengambil keputusan, cinta, dan kreativitas.
Cinta Pertama
Ayah adalah cinta pertama anak perempuan. Bapak yang dekat dengan anak perempuannya akan membuat sang anak tak mudah termakan bujuk rayu lelaki lain. Hal demikian terjadi karena ada bapaknya yang telah menghujaninya dengan banyak cinta. Sedangkan, apabila bapak dekat dengan anak lelakinya, sang anak akan menjadi lelaki yang penuh kasih sayang karena teladan yang diberikan sang bapak. Bukti cinta dan sayang bapak/suami pada istrinya juga sangat berdampak pada terciptanya keluarga yang sakinah mawadah wa rahmat. Ibu yang merasa dicintai dan dihargai tentu akan berdampak pada tumbuh kembang anak serta suasana rumah.
Namun, saat ini banyak keluarga yang fatherless, ayah ada tetapi tiada. Sosok bapak hadir secara fisik, tetapi tidak ikut serta dalam pengasuhan dan pendidikan anak. Mereka sibuk bekerja mencari uang dan saat di rumah disibukkan oleh gawainya. Alhasil, lahirlah anak-anak yang mengalami gangguan kesehatan mental. Penelitian juga membuktikan bahwa kenakalan anak dan kriminalitas anak terjadi karena ketidakhadiran ayah dalam proses tumbuh kembang anak.
Ayah dalam Islam
Bila dalam buku Robert Kiyosaki diceritakan tentang ayah kaya dan ayah miskin terkait aset dan investasi harta, dalam Islam, ayah kaya dan ayah miskin terkait dengan anak sebagai aset dan investasi akhirat. Perintah ini tercantum dalam surah At-Tahrim ayat 6 yang berbunyi, "Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.'
Baca juga : Peran Wah Seorang Ayah
Rich dad adalah mereka yang mempersiapkan anak sebagai investasi akhiratnya. Anak dididik dengan tsaqafah Islam yang kokoh sebagai benteng pertahanan dalam menjaganya dari tipu daya iblis untuk mencintai dunia. Ayah semacam ini akan berupaya sedemikian rupa agar anaknya bisa menjadi anak saleh dan mengalirkan pahala jariah untuknya.
Sebaliknya poor dad adalah mereka yang tidak pernah turut serta dalam pendidikan dan pengasuhan anak. Bapak semacam ini hanya sibuk dengan urusannya sendiri dan menganggap anak sebagai beban yang merepotkan dirinya. Pendidikan dan pengasuhan anak diserahkan seluruhnya pada sang ibu. Terkadang seorang bapak tidak mau tahu dan peduli siapa yang mengurus anaknya. Sungguh, mereka terkategori bapak yang rugi. Kelak di akhirat ayah semacam ini akan diseret anak dan istrinya ke dalam neraka karena tuntutan mereka di pengadilan akhirat.
Sungguh berat beban tanggung jawab seorang bapak kelak di akhirat. Karenanya, sudah sepatutnya istri turut meringankan beban suami dengan berlaku salihah, mendidik anak-anaknya sesuai syariat, dan bergandengan tangan bersama suami menaiki tangga ketakwaan hingga tiba di tangga terakhir, yaitu janah. Berbahagia bersama dan meraih kekayaan sesungguhnya, yaitu mengenakan mahkota dan jubah yang dipasang oleh anak-anaknya serta meraih pahala jariah yang tiada terputus.
Maka, pilihan selanjutnya ada pada diri kita sendiri. Apakah akan menjadikan suami sebagai rich dad or poor dad? Wallahualam bissawab. []
Disclaimer
www.Narasiliterasi.id adalah media independent tanpa teraliansi dari siapapun dan sebagai wadah bagi para penulis untuk berkumpul dan berbagi karya. www.Narasiliterasi.id melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan www.Narasiliterasi.id. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email narasipostmedia@gmail.com

Semoga banyak dari generasi kaum muslim yang memiliki ayah "Rich Dad" agar generasi tangguh yang didambakan peradaban terlahir dari keluarga kita..Aamiiin yaa rabbal alamiin
Keberadaan sosok ayah dalam keluarga sangatlah vital.
Barakallah Mbak Arda Sya'roni
Semoga kemenangan Islam segera datang, dan semua ayah yang ada di dunia bisa menjadi ayah terbaik bagi anak-anaknya🤲