Gaza Diancam Neraka, Los Angeles Kena Karma

Gaza Diancam Neraka, Los Angeles Kena Karma

Yang mengancam akan “melepaskan neraka ke Gaza” jika sandera Israel tak dilepaskan segera, malah sebaliknya mereka mendapatkan "neraka" itu lebih dahulu. Kebakaran hebat tiba di Los Angeles, AS dan menghabiskan sebagian besar wilayahnya, mirip dengan apa yang terjadi di Gaza.

Oleh. Ledy Ummu Zaid
(Kontributor Narasiliterasi.id)

Narasiliterasi.id-Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump sesumbar menyatakan ancamannya kepada kelompok militan Hamas di Gaza untuk segera melepaskan sanderaan mereka. Jika tidak, Gaza akan membara seperti neraka. Seperti itulah ancaman kaum kafir kepada kaum muslimin di Gaza hari ini. Aneh tetapi nyata, kebakaran hebat malah melanda Los Angeles, AS.

Kebakaran Los Angeles Buat Kebakaran Jenggot

Dilansir dari laman khazanah.republika.co.id (11-01-2025), kebakaran hebat melanda wilayah Los Angeles, AS sejak Selasa (7-1-2025). Lautan api yang disinyalir dari kebakaran hutan tersebut akhirnya meluas dan menghancurkan rumah-rumah, perkebunan dan lahan sekitar, serta menyumbat jalan raya. Bencana kebakaran yang tak kunjung padam ini terjadi berlarut-larut hingga mengakibatkan tak kurang dari 13 ribu bangunan mengalami kerusakan skala berat hingga sedang.

Adapun luasnya area gersang di Los Angeles dan faktor terpaan angin kencang yang mencapai kecepatan 97 kilometer per jam semakin membuat wilayah bagian California tersebut bak neraka. Menurut data sementara yang dirilis pada Jumat (10-1-2025), setidaknya 11 orang tewas dan nyaris 180 ribu warga menjadi pengungsi akibat insiden tersebut.

Dalam situasi ini, banyak netizen yang mengaitkan kebakaran dahsyat di Los Angeles tersebut dengan sikap pemerintah dan elite AS baru-baru ini terhadap genosida di Palestina. Bukan tanpa alasan, bencana tersebut terjadi selang beberapa waktu dengan pidato kontroversial presiden terpilih AS, Donald Trump.

Usut punya usut, dilansir dari laman bbc.com (14-01-2025), penduduk kawasan Pacific Palisades di sebelah barat Los Angeles melihat asap mengepul dari perbukitan di seberang rumah mereka, Selasa (7-1-2025). Api menyebar dengan kecepatan yang luar biasa hingga dalam waktu kurang dari setengah jam, luas kebakaran menyebar dari 4 hektare menjadi lebih dari 80 hektare.

Selanjutnya, Kamis (9-1-2025), kebakaran Palisades tersebut telah melalap lahan seluas 6.974,35 hektare atau 69,7 kilometer persegi. Seperti yang diketahui, kebakaran juga terjadi di wilayah Los Angeles lainnya. Kepala ahli meteorologi AccuWeather Jonathan Porter mengatakan insiden kebakaran ini menjadi yang terburuk dalam sejarah di kota bagian California tersebut.

Adapun perkiraan awal terkait kerugian yang ditaksir akibat kebakaran Los Angeles ini mencapai US$52—57 miliar (Rp864—928 triliun). Sungguh, kebakaran hebat yang membuat kebakaran jenggot pemerintah AS.

Buah Sistem Kapitalisme

Tak heran, sikap yang ditunjukkan presiden terpilih AS, Donald Trump dalam pidatonya yang menanggapi konflik Palestina dan Israel merupakan buah dari sistem kapitalisme. Ideologi yang menganut paham sekularisme tersebut jelas selalu berusaha untuk memisahkan agama dari kehidupan. Dengan mengindahkan aturan agama, bahkan tidak meyakininya akhirnya melahirkan sikap liberal atau bebas.

Menjadi negara adidaya saat ini, hal ini semakin membuat AS percaya diri untuk mengendalikan dunia dalam genggamannya. Kemudian, menjadi donatur tetap dalam pembiayaan agresi militer Israel ke Gaza juga dapat menjadi bukti bahwasanya aturan main yang licik dalam sistem ekonomi kapitalisme benar adanya. Siapa yang memiliki modal paling besar akan menjadi yang terkuat dan layak ditakuti.

Seperti yang kita ketahui, memang belum ada negara yang sama kuatnya untuk bisa mengakhiri konflik kemanusiaan antara Israel dan Palestina. Akhirnya, tidak ada yang berani mengecam keras sikap-sikap pemerintah dan elite AS yang salah terhadap persoalan genosida tersebut. Khususnya, karena hampir semua negara memiliki hubungan diplomasi dengan AS. Walhasil, musuh-musuh Islam kian tampak di sistem kapitalisme hari ini.

Baca juga: Pembantaian Masjid di Gaza dan Urgensitas Persatuan Umat

"Neraka" di Los Angeles

Adanya ancaman serangan terhadap muslim Palestina di Gaza menjadi bukti pula bahwasanya kaum muslimin di Palestina sedang berada di titik lemah, tertindas, dan terzalimi. Apalagi ancaman tersebut ditafsirkan sebagai pengerahan pasukan militer oleh Israel yang didukung AS. Sayangnya, seperti yang bisa dilihat, yang mengancam akan “melepaskan neraka ke Gaza” jika sandera Israel tak dilepaskan segera, malah sebaliknya mereka mendapatkan "neraka" itu lebih dahulu. Kebakaran hebat tiba di Los Angeles, AS dan menghabiskan sebagian besar wilayahnya, mirip dengan apa yang terjadi di Gaza.

Wilayah yang dikenal dengan kawasan elitenya tersebut seketika ludes dilahap si jago merah dengan keganasannya. Puluhan ribu orang terpaksa harus mengungsi. Tempat tinggal yang memiliki sejuta kenangan menjadi hal yang dirindukan pemiliknya. Tentu perasaan seperti ini juga dirasakan saudara-saudara muslim kita di Gaza, Palestina. Allah Swt. adalah Zat yang paling tahu dan berkuasa atas segala sesuatunya. Kaum kafir yang mengancam muslim Palestina dengan serangan hebat malah sebaliknya, kedatangan angin hebat yang meluluhlatakkan harta mereka hanya dalam dua hari.

“… Maka kebun itu ditiup angin keras yang mengandung api lalu terbakarlah. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu supaya kamu memikirkannya.” (TQS. Al-Baqarah: 266)

Memang benar kerusakan yang terjadi di muka bumi hari ini adalah ulah tangan manusia sendiri. Sistem kehidupan yang menaungi kaum muslimin seluruhnya tidak sesuai dengan aturan Allah Swt. Tak pelak lagi, penerapan syariat Islam secara kaffah (menyeluruh) akan mendatangkan kesejahteraan dan keamanan bagi seluruh umat manusia. Karena Islam hadir tidak hanya sebagai agama, tetapi juga sebagai ideologi atau pandangan hidup yang dapat mengatur segala lini kehidupan.

“Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?” (TQS. Al-Maidah: 50)

Khatimah

Sejalan dengan itu, sejarah dunia telah menyebutkan bahwasanya pemerintahan Islam pernah menjadi negara adidaya. Wilayahnya saat itu mencakup dua per tiga dunia. Adapun Khilafah Islamiah tersebut berhasil menaungi kaum muslimin seluruh dunia sekitar 13 abad lamanya. Dengan demikian, genosida yang terjadi di Gaza hari ini menjadi urgensi untuk kaum muslimin bersatu kembali dalam naungan Khilafah Islamiah 'ala minhajin nubuwwah. Kemudian, tentara-tentara muslim dapat dikerahkan untuk berjihad mengusir penjajah zionis Yahudi Israel.

“Sesungguhnya tidaklah halal kaum muslimin mempunyai dua orang pemimpin.” (HR. Al-Baihaqi)

Hari ini ketika sistem Islam tidak memelihara kaum muslimin seluruhnya maka persoalan genosida di Gaza, Palestina akan terus berlanjut dan tanpa akhir. Kaum Yahudi memang terkenal suka melanggar perjanjiannya sendiri, apalagi didukung dengan negara adidaya seperti AS saat ini. Meskipun demikian, kita harus berprasangka baik bahwa Allah Swt. akan segera memenangkan persatuan kaum muslimin di bawah kepemimpinan Islam, yakni Khilafah Islamiah. Manakala saat ini Gaza masih diancam bak neraka, tetapi Allah Swt. berkuasa membuat Los Angeles terkena karma. Wallahualam bissawab.[]

Disclaimer

www.Narasiliterasi.id adalah media independent tanpa teraliansi dari siapapun dan sebagai wadah bagi para penulis untuk berkumpul dan berbagi karya.  www.Narasiliterasi.id melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan www.Narasiliterasi.id. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email narasipostmedia@gmail.com

Kontributor Narasiliterasi.id
Ledy Ummu Zaid Kontributor Narasiliterasi.id
Previous
Taaruf di Jalan Islam
Next
Kapitalisasi Pendidikan Meniscayakan Bullying
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
trackback

[…] Baca juga: Gaza Diancam Neraka, Los Angeles Kena Karma […]

bubblemenu-circle
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram