
Seruan-Nya untuk manusia akan membawa kebenaran jika kita taat kepada syariat-Nya secara sempurna. Wajib bagi kita untuk menjalankan aturan Islam.
Oleh. Dewi Kusuma
(Kontributor NarasiLiterasi.Id)
NarasiLiterasi.Id-Allah adalah Sang Maha Pencipta. Dia menciptakan dunia dan seisinya. Termasuk di dalamnya makhluk hidup. Baik manusia, hewan, dan tetumbuhan. Semuanya ciptaan Allah yang Maha Agung.
Manusia sebagai ciptaan Allah Swt. yang paling sempurna. Karena manusia diciptakan oleh Allah Swt. dengan kelebihan akal. Dengan adanya akal ini maka manusia bisa berpikir.
Seruan untuk semua manusia
Allah pun menentukan aturan yang wajib ditaati oleh seluruh manusia. Dan aturan ini terdapat dalam Al-Qur'an sebagai Kalamullah. Semua ayat-ayat yang ada di dalam Al-Qur'an berupa perintah dan larangan. Untuk itu kita wajib belajar untuk memahami ayat-ayat Al-Qur'an.
Bersama saya Dewi Kusuma marilah kita bersama-sama memahami satu ayat. Kali ini saya memilih QS. An-Nisa': 170.
Allah Swt berfirman:
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاۤءَكُمُ الرَّسُوْلُ بِالْحَقِّ مِنْ رَّبِّكُمْ فَاٰمِنُوْا خَيْرًا لَّكُمْۗ وَاِنْ تَكْفُرُوْا فَاِنَّ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ وَكَانَ اللّٰهُ عَلِيْمًا حَكِيْمًا ١٧٠
"Wahai manusia, sungguh telah datang Rasul (Nabi Muhammad) kepadamu dengan (membawa) kebenaran dari Tuhanmu. Maka, berimanlah (kepadanya). Itu lebih baik bagimu. Jika kamu kufur, (itu tidak merugikan Allah sedikit pun) karena sesungguhnya milik Allah-lah apa yang di langit dan di bumi. Allah Maha Mengetahui lagi Maha bijaksana."
Nah, inilah salah satu ayat yang ditujukan untuk seluruh umat manusia. Karena ayat ini disebut untuk seluruh umat manusia maka kita sebagai manusia ciptaan-Nya wajib untuk meyakininya. Wajib percaya dan taat kepada syariat-Nya.
Allah Swt. berfirman bahwa Rasulullah Muhammad saw. datang dengan membawa kebenaran dari Tuhan seluruh alam. Sebagai umat manusia wajib untuk beriman kepadanya. Maka apapun yang diajarkan atau dicontohkan oleh Rasulullah saw. adalah untuk kita teladani.
Adanya Rasulullah saw. menjalankan dakwah baik di Makkah maupun di Madinah wajib pula untuk kita ikuti. Beliau Rasulullah Muhammad saw. mendakwahkan Islam sebagai aturan Allah Swt. yang wajib kita terapkan. Maka kita pun wajib untuk menjalankan seruan-nya.
Islam sebagai satu-satunya aturan yang datangnya dari Allah Swt. wajib diterapkan di bumi yang kita tempati ini. Beliau pun mencontohkan bagaimana memimpin pemerintahan dengan aturan Islam. Selama Nabi saw. memimpin negara di Madinah maka seluruh umatnya hidup damai nyaman.
Baca juga: Takwa: Bekal Akhirat Lebih Utama
Sistem Islam dalam Pemerintahan
Dengan sistem pemerintahan yang menjalankan Islam sejarah mencatat Islam mampu menaungi 2/3 dunia. Islam berjaya selama 13 abad lebih. Seluruh wilayah di bawah aturan Islam hidup aman, nyaman, dan sejahtera. Masyarakat hidup dalam ketaatan dan seluruhnya menjadi rahmat bagi seluruh alam.
Adapun jika kita ingkar akan menjadi manusia yang kafir. Kekafiran ini tidak akan merugikan Allah Swt. sedikitpun. Sebab seluruh dunia dan isinya adalah milik-Nya. Kekayaan yang ada pada manusia adalah milik-Nya. Dan kapan pun Allah bisa mengambil secara paksa.
Fakta saat ini dengan adanya kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh para pengampu pondok pesantren merupakan bukti nyata bahwa pelaku pelecehan seksual itu mengingkari ayat-ayat-Nya. Begitu juga kasus korupsi yang dilakukan oleh para koruptor pun karena pelakunya mengingkari ayat-ayat-Nya. Tindak kekerasan, tawuran yang sering terjadi atau pun kasus bullying semuanya adalah karena mengingkari ayat-ayat-Nya.
Berbagai kasus tersebut terjadi karena tidak adanya aturan Islam yang diterapkan di bumi milik Allah Swt. ini. Dengan meyakini adanya Rasullullah saw. sebagai pembawa kebenaran tentunya kita wajib menyadari bahwa apapun yang dibawanya adalah kebenaran yang datangnya dari Allah Swt. Seruan-Nya untuk manusia akan membawa kebenaran jika kita taat kepada syariat-Nya secara sempurna. Wajib bagi kita untuk menjalankan aturan Islam yang disampaikan oleh Rasulullah Muhammad saw.
Wallahualam bissawab. []
Disclaimer
www.Narasiliterasi.id adalah media independent tanpa teraliansi dari siapapun dan sebagai wadah bagi para penulis untuk berkumpul dan berbagi karya. www.Narasiliterasi.id melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan www.Narasiliterasi.id. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email narasipostmedia@gmail.com
















